Tuesday, April 19, 2016

Islamic Center Nunukan Kaltara

Megah dan menjulang diantara pohon pohon bakai di tepian pantai pulau Nunukan
Islamic Center Nunukan ini resminya bernama Islamic Center Hidayatur Rahma (petunjuk dari Maha Pengasih), resmi digunakan pertama kali pada hari senin 30 November 2015, meski belum rampung 100%. Kegiatan yang pertama kalinya digelar di Islamic Center tersebut yaitu Kegiatan Zikir dan Tabligh Akbar yang diprakarsai oleh Majelis Dzikir Al-Inabah Nunukan dengan mengadirkan Dai dari Jakarta KH.Muhammad Sauqi MZ, putra dari Alamarhum KH. Zainuddin MZ Dai yang didekal dengan julukan Dai Sejuta Umat.

Lokasi Islamic Center Hidayatur Rahma Nunukan

Jl. Sungai Jepun, Kelurahan Mansapa
Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan
Propinsi Kalimantan Utara


Pusat kegiatan Islam yang menjadi kebanggaan masyarakat Nunukan ini posisinya berada persis di depan Kantor Bupati Nunukan, di Jalan Sungai Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan. Kabupaten Nunukan adalah kabupaten paling utara di propinsi Kalimantan Utara dan berbatasan langsung dengan Malaysia. Perbatasan darat dengan Malaysia membentang di wilayah pulau Kalimantan dan pulau sebatik serta perbatasan peraian di sebelah utara pulau Nunukan. Kondisi geografis dan politis Nunukan yang juga sebagai ibukota Kabupaten Nunukan menjadikan pulau Nunukan sebagai gerbang utama perlintasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Utara.

Pengunaan Perdana Islamic Center yang diberi Nama Hidayatur Rahma hadiri Bupati Nunukan, Drs H Basri Msi, beserta Wakil Bupati Nunukan, Hj Asmah Gani, Unsur Pimpinan Komunikasi Daerah, Kepala-Kepala SKPD di Lingkungan Pemda Nunukan, serta ribuan masyarakat Nunukan. Selain itu turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan H.M.Shaberah berserta Istri dan para Pegawai di Lingkungan Kemenag Nunukan.

Tampak depan Islamic Center Nunukan

Termegah di perbatasan Negara

Islamic Center Nunukan ini dibagun sejak 2013 merupakan bagian dari program Gerbang Emas (Gerakan Membangun Ekonomi Aman dan Sejahtera) yang dicanangkan Pemkab Nunukan. Bangunan masjid nya yang merupakan bangunan utama di komplek ini mampu menampung hingga 8000 jemaah. Bangunan Islamic Center ini selain untuk melaksanakan sholat fardu, juga akan difungsikan sebagai wadah atau tempat kegiatan belajar mendalami ajaran agama dan kegiatan keislaman lainnya.

Untuk pendanaan bangunan Islamic center, Pemkab Nunukan mengucurkan dana dengan sistem pembiayaan multiyear dari APBD Nunukan tahun 2013 hingga tahun 2015, dan menghabiskan dana sedikitnya 300 milyar rupiah. Keseluruhan bangunan berdiri di atas lahan seluas 10 hektar. Bangunan Islamic Center Hidayatur Rahma Nunukan ini menjadi bangunan masjid termegah di perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Pembangunan Islamic center tersebut adalah salah satu cita-cita pembentukan dari Forum Umat Islam Kabupaten Nunukan. Gagasannya berasal dari mantan Sekda Nunukan, H Zainuddin HZ dan mantan kepala Kantor Kemen-terian Agama Kabupaten Nunukan, Drs HAbu Ubaedah yang kala itu meminta FUI Nunukan untuk mengajukan proposal pembangunan Islamic center di Kabupaten Nunukan. Sejak 2009, FUI sudah mengajukan proposal  beberapa kali, namun karena terbentur dengan proses pembe-basan lahan, baru 2013 proposal disetujui. ***

------------ooo000ooo------------

Baca Juga